"Dalam kasus-kasus yang memang harus kita dahulukan, dalam arti kasus riskan kita periksa di Untan," ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinkes Pontianak Sidiq Handanu. Dia mengaku, masih ada ratusan sampel swab dari Pontianak yang masih belum ada hasilnya. Ratusan sampel tersebut masih menunggu giliran pemeriksaan di Jakarta.
Diakui dia, kondisi ini menghambat proses pencegahan dan pelacakan aktivitas pasien. Saat hasilnya keluar dan ternyata positif, maka itu adalah sampel yang uji sepuluh hari sebelumnya.
"Jadi ada ratusan sampel yang dikirim dan masih menunggu hasil. Belum lagi untuk uji swab dari PDP," katanya.