Sutarmidji Sebut Kalbar Rentan Perdagangan Orang Modus Kawin Kontrak hingga Prostitusi

Antara
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyebut Kalbar rentan perdagangan orang. (Foto: ANTARA)

Sutarmidji menilai, belum baiknya koordinasi antar Kementerian/lembaga (K/L) negara, data yang tidak valid, serta pemberian sanksi yang tidak tegas merupakan beberapa kendala dalam menangani perdagangan orang. 

"Ini karena kelemahan kita berada di sanksi," ujar mantan Wali Kota Pontianak ini.

Sementara itu Komisioner Komnas HAM, Putu Elvina mengatakan, kasus TPPO melalui online semakin merebak. Jumlah korban semakin banyak.

"Kami banyak menerima pengaduan dengan modus online atau scamming yang menyasar anak di bawah umur," kata Elvina.

Sedangkan terkait skil PMI, Komnas HAM akan berupaya agar Balai Latihan Kerja (BLK) memberi pelatihan dan memberi sertifikasi sebagai bekal PMI untuk terhindar dari eksploitasi hingga TPPO.

"Kita bisa berikan tenaga kerja yang profesional dan bersertifikat untuk negara tetangga," ujar Elvina.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Gadis Indramayu Korban TPPO di China, Dipaksa jadi Pengantin Pesanan

57 tahun lalu

Polda Kepri Ungkap Dugaan TPPO, Pasutri di Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Polres Belawan Ungkap 320 Kasus Kriminal selama 4 Bulan, dari Narkoba hingga Kejahatan Jalanan

57 tahun lalu

Polda Riau Bongkar Sindikat PMI Ilegal di Dumai, 68 Orang Diamankan Dalam Hutan

57 tahun lalu

Terungkap Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia di Dumai, 68 Orang Ditangkap di Pantai dan Hutan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal