Sutarmidji Sebut Kalbar Rentan Perdagangan Orang Modus Kawin Kontrak hingga Prostitusi

Antara
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyebut Kalbar rentan perdagangan orang. (Foto: ANTARA)

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengakui provinsi Kalbar rentan perdagangan orang. Salah satunya karena mudahnya akses keluar-masuk negara tetangga.

"Provinsi Kalbar merupakan salah satu wilayah yang mobilitas manusianya sangat tinggi. Namun masih banyak pekerja migran Indonesia (PMI) tidak memakai jalur resmi," kata Sutarmidji di Pendopo Kantor Gubernur, Pontianak, Jumat (26/5/2023).

Sutarmidji menyebut bara PMI jalur non-prosedural itu akhirnya mengalami eksploitasi di negara tujuan. Mereka yang kurang memiliki skil menjadi korban perdagangan orang dengan modus yang beragam.

"Banyak sekali modus atau kasus dalam perdagangan orang seperti kawin kontrak, prostitusi anak hingga kurangnya skil PMI," katanya.

Berkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dia melihat yang kebanyakan terjadi adalah prostitusi anak. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
19 hari lalu

Dijanjikan Kerja di Jepang, 6 Calon PMI di NTB Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

1 bulan lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

2 bulan lalu

Pilu! Gadis Indramayu Korban TPPO di China, Dipaksa jadi Pengantin Pesanan

2 bulan lalu

Polda Kepri Ungkap Dugaan TPPO, Pasutri di Banyuwangi Ditangkap

3 bulan lalu

Polres Belawan Ungkap 320 Kasus Kriminal selama 4 Bulan, dari Narkoba hingga Kejahatan Jalanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal