Sutarmidji Sebut Kalbar Rentan Perdagangan Orang Modus Kawin Kontrak hingga Prostitusi

Antara
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyebut Kalbar rentan perdagangan orang. (Foto: ANTARA)

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengakui provinsi Kalbar rentan perdagangan orang. Salah satunya karena mudahnya akses keluar-masuk negara tetangga.

"Provinsi Kalbar merupakan salah satu wilayah yang mobilitas manusianya sangat tinggi. Namun masih banyak pekerja migran Indonesia (PMI) tidak memakai jalur resmi," kata Sutarmidji di Pendopo Kantor Gubernur, Pontianak, Jumat (26/5/2023).

Sutarmidji menyebut bara PMI jalur non-prosedural itu akhirnya mengalami eksploitasi di negara tujuan. Mereka yang kurang memiliki skil menjadi korban perdagangan orang dengan modus yang beragam.

"Banyak sekali modus atau kasus dalam perdagangan orang seperti kawin kontrak, prostitusi anak hingga kurangnya skil PMI," katanya.

Berkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dia melihat yang kebanyakan terjadi adalah prostitusi anak. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Gadis Indramayu Korban TPPO di China, Dipaksa jadi Pengantin Pesanan

57 tahun lalu

Polda Kepri Ungkap Dugaan TPPO, Pasutri di Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Polres Belawan Ungkap 320 Kasus Kriminal selama 4 Bulan, dari Narkoba hingga Kejahatan Jalanan

57 tahun lalu

Polda Riau Bongkar Sindikat PMI Ilegal di Dumai, 68 Orang Diamankan Dalam Hutan

57 tahun lalu

Terungkap Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia di Dumai, 68 Orang Ditangkap di Pantai dan Hutan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal