Biasanya masyarakat Dayak memberikan racun dari getah pohon ipuh diujung bujak, guna mempermudah mematikan hewan buruan. Bujak ini terbuat dari kayu pohon ulin, sehingga bujak ini bisa tahan dan awet hingga bertahun-tahun.
Suku Dayak juga memiliki alat senjata yang digunakan untuk berburu hewan sebagai bahan makanan mereka, yakni sumpit Dayak atau sipet. Sumpit ini berupa seperti senapan berukuran panjang namun terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan sipet ini.
Sumpit ini menggunakan jarum sebagai pengganti pelurunya. Jarum tersebut dimasukkan kedalam rongga sipet, dan jarum tersebut sudah diberikan racun guna mempercepat buruan kematian dari hewan buruan.
Untuk penggunaannya yakni dengan cara menghembuskan napas melalui lubang rongga pada sipet, sehingga jarum tersebut akan keluar dan membidik buruan.
Dalam penggunaan sumpit ini perlu memiliki napas yang kuat agar bidikan jarum bisa lebih kuat. Selain itu, diperlukan keahlian dalam mengarahkan jarum ke arah buruan, karena jika tidak akan menyalahi sasaran dan membahayakan lingkungan sekitar.