Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komplotan Perampok Balok Timah Senilai Rp7 Miliar di Bangka Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Beredar Video Penangkapan Penambang Timah di Bangka Barat, Emak-Emak Menjerit Histeris

Rabu, 01 Mei 2024 - 15:41:00 WIB
Beredar Video Penangkapan Penambang Timah di Bangka Barat, Emak-Emak Menjerit Histeris
Tangkapan layar video amatir penangkapan sejumlah penambang di perkebunan sawit PT GSBL Kabupaten Bangka Barat. (Foto:Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKA BARAT, iNews.id - Beredar sebuah video amatir penangkapan sejumlah penambangtimah di perkebunan sawit PT GSBL, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam video itu terdengar suara jeritan histeris emak-emak.

"Pak jangan dibawa pak. Kenapa polisi menangkap seperti ini pak, jangan secara kasar pak. Secara baik-baik pak, tolonglah pak kami orang ibul ini pak, ya Allah," ucap wanita dalam video tersebut. 

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bangka Barat AKP Ecky Widi Prawira mengatakan penangkapan sejumlah penambang itu dilakukan oleh satpam PT GSBL pada Selasa (23/4/2024) lalu. 

Dari penangkapan tersebut, satu orang inisial SB (43) ditetapkan jadi tersangka lantaran mencoba menyerang petugas menggunakan senjata tajam. 

"Jadi kami mendapatkan laporan dari satpam GSBL, katanya ada tindakan pengancaman yang membawa senjata tajam. Sudah kami proses, jadi kami persangkakan dengan Undang-Undang Darurat, memiliki senjata tanpa izin," katanya, Rabu (1/5/2024).

AKP Ecky menyampaikan, saat ini tersangka dan barang bukti berupa senjata tajam jenis mandau sudah diamankan di Mapolres Bangka Barat.

"Tersangka sudah ditahan, tinggal diproses saja. Lain dan sebagainya dari pihak pelapor, kalau kita on the track karena ada laporan kita tangani," ujarnya. 

Editor: Ikhsan Firmansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut