"Pernah terjadi lampu hilang sampai 40 buah lampu dan besi pegangan tangga juga dipotong dan hilang. Kami keteteran menjaga bangunan itu," ujarnya.
Dia berharap agar Rumah Betang Tampun Juah segera digunakan dan dikelola lantaran banyak aset yang harus di jaga pada bangunan tersebut
Selanjutnya, pengawasan rumah betang itu akan diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki fungsi pada pengawasan aset.
"Kami sepakat penyerahan harus segera dilakukan kepada pengelola dengan sistem pinjam pakai sehingga Pemkab Sintang masih bisa membangun di sekitar rumah betang nantinya," ujar Plt Inspektur Pemkab Sintang, Ardatin.