Risiko jika Pemilu 2024 Ditunda, Bupati Landak : Jangan Sampai Timbulkan Gejolak

Antara
Bupati Landak Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa. (Foto: Antara).

PONTIANAK, iNews.id - Usulan penundaan Pemilu 2024 dinilai dapat berisiko pada ketidakpastian penyelenggaraan pemerintahan. Kondisi tersebut juga akan berpengaruh pada kehidupan masyarakat.

Bupati Landak Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa mengingatkan, politikus sebaiknya mempertimbangkan dengan baik segala kebijakan yang dibuat karena itu tidak hanya memengaruhi pemerintahan di tingkat pusat, tapi juga di tingkat daerah.

"Jadi menurut saya, jalankan saja apa yang sudah ada jangan sampai ini menimbulkan gejolak nantinya," ujar Karolin di Pontianak, Kamis (10/3/2022).

Menurutnya, usulan penundaan Pemilu 2024 yang disampaikan elite politik beberapa waktu lalu tidak sejalan dengan konstitusi yang berlaku.

"Pertanyaannya, mengapa pemilu harus ditunda? Karena itu tidak perlu. Proses pemilu yang diagendakan 2024 sudah sesuai dengan amanat konstitusi kita dan itu harus diikuti," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap DPO Bandar Narkoba Boy Jaringan Koko Erwin di Pontianak

57 tahun lalu

Polda Kalbar Musnahkan Sabu 12 Kg, 19 Tersangka Jaringan Narkotika Ditangkap

57 tahun lalu

Geger! Fenomena Tendangan Kungfu Warnai Liga 4 Kalbar

57 tahun lalu

5 Tips Jalan-Jalan di Pontianak yang Bikin Liburan Lebih Seru dan Nyaman

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Pontianak, Solusi Hindari Macet dan Jalan Rusak di Kalbar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal