Pilot dan Penumpang Susi Air Disandera KKB di Papua, Bebas Setelah Negosiasi

Chanry Andrew Suripatty
KKB saat menyandera pliot Susi Air dan tiga penumpang. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

JAYAPURA, iNews.id - Insiden penyanderaan dialami pilot dan tiga penumpang Susi Air di Lapangan Terbang Wangbe Kabupaten Puncak, Papua, Jumat (12/3/2021). Pelaku penyanderaan yakni Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Setelah negosiasi, KKB melepas sandera untuk melanjutkan penerbangan ke Timika.

Penyanderaan itu diceritakan Kapten Ian John Terrence Hellyer yang menjadi pilot pesawat itu. Penyanderaan berlangsung selama dua jam. Ada 30 orang yang menyandera mereka pada pukul 06.20 WIT. 

"Dua di antara puluhan orang tersebut membawa senjata api laras panjang," kata Ian saat dikonfirmasi, Sabtu (13/3/2021).

Selain Ian, ada tiga orang lagi yang disandera KKB. Mereka merupakan warga asli Papua atas nama Ricky Dolame, Arikala Dolame dan Arike Wandikbo.

Namun mereka tidak mengalami kekerasan selama penyanderaan ini. Meski begitu Ian mengaku khawatir, karena sempat ditodong senjata api.

Mereka hanya berpesan agar Ian tidak membawa aparat TNI-Polri dalam penerbangan ke wilayah Puncak Papua. Mereka juga mengeluhkan kekecewaannya karena kepala kampung enggan mengelontorkan dana desa untuk komplotan tersebut.

KKB menyandera pesawat jenis Pilatus dengan nomor PC-6 S1-9364 PK BVY milik PT Asi Pudjiastuti Aviation. Namun usai negosiasi, pesawat, pilot dan para penumpang diizinkan kembali lepas landas menuju Timika.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal