Perwira TNI di Pontianak Aniaya Ojol hingga Hidung Patah gegara Klakson

Jonathan Simanjuntak
Ilustrasi oknum perwira pertama TNI menganiaya driver ojol di kota Pontianak hanya karena tidak terima diklakson. (foto: ist)

Pelaku Minta Maaf

Permohonan maaf Letda FA dilakukan saat konferensi pers. FA juga mengungkapkan bahwa sikapnya memukul ojek online merupakan kekhilafan. "Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya karena atas kekhilafan saya," ungkap FA.

Letda FA juga memastikan akan bertanggung jawab atas kondisi korban. Ia juga berjanji akan mengikuti proses hukum. "Saya akan tetap bertanggungjawab, baik dari pengobatan korban hingga ke proses hukum yang harus saya jalankan," tuturnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan Jurnalis di Grobogan, Polisi Kumpulkan Barang Bukti dan Keterangan Saksi

57 tahun lalu

Viral Oknum TNI AU Cekcok dengan Pedagang di Maros Berujung Penganiayaan

57 tahun lalu

Geger! Pria di Gunung Putri Bogor Jadi Korban Penganiayaan Gangster hingga Terluka

57 tahun lalu

Remaja di Situbondo Dihajar Oknum Prajurit TNI Pakai Selang, Diduga Masalah Cinta

57 tahun lalu

Ratusan Driver Ojol Demo PN Jombang, Desak Hakim Vonis Bebas Nadiem Makarim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal