Perusakan Masjid Ahmadiyah di Sintang, Mahfud Minta Kapolda dan Gubernur Kalbar Perhatikan HAM

Binti Mufarida
Jonathan Nalom
Menko Polhukam menelepon Gubernur Kalbar dan Kapolda terkait peristiwa perusakan masjid jemaah Ahmadiyah di Sintang. Menko meminta penanganan kasus ini memerhatikan HAM. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNews.id - Menko Polhukam Mahfud MD mengaku telah menghubungi Kapolda dan Gubernur Kalbar untuk mendengar laporan peristiwa penyerangan dan perusakan masjidAhmadiyah di Kabupaten Sintang. Kepada keduanya, Mahfud meminta penanganan kasus tersebut memerhatikan HAM.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Gubernur dan Kapolda Kalimantan Barat agar segera ditangani kasus ini dengan baik. Dengan memerhatikan hukum, memerhatikan kedamaian dan kerukunan, juga memerhatikan perlindungan terhadap hak asasi manusia, semuanya harus ikut aturan hukum," kata Mahfud MD, Jumat (3/9/2021).

Mahfud mengatakan Kapolda dan Gubernur Kalbar sudah menangani masalah ini dan segera menyelesaikannya secara hukum. Semua pihak diminta untuk menahan diri agar tidak memperkeruh situasi.

"Semuanya harus menahan diri. Kita hidup di negara Kesatuan Republik Indonesia di mana hak-hak asasi manusia dilindungi oleh negara,” tuturnya.

Rumah ibadah milik Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Desa Balai Gana, Tempunak, Sintang, dirusak sekitar 200 orang pada Jumat (3/9/2021) siang. Bangunan di belakang masjid bahkan dibakar.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Motif Sekelompok Pria di Sintang Tusuk Polisi, Tak Terima Diusir saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Polisi di Sintang Ditusuk Sekelompok Pria, Luka Parah di Perut

57 tahun lalu

Oknum Kades di Sintang Serang Rumah Warga Bawa Mandau

57 tahun lalu

Pencuri Belasan Tabung Gas Apes di Sintang, Terungkap saat Jual Hasil Curian ke Korban

57 tahun lalu

Viral Penjual Emas Palsu di Sintang Ketakutan Ditangkap Polisi, Mulut Mangap Wajah Pucat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal