Penularan Cepat Covid-19 Bisa Terjadi saat Bukber dan Tarawih

Binti Mufarida
Ilustrasi buka bersama.

Tentunya hal seperti ini, tegas Nadia, harus menjadi perhatian. “Bahwa kita sudah tahu bahwa ini demi keselamatan kita bersama. Pemerintah sudah memberikan sedikit relaksasi untuk kita melakukan ibadah kita, tapi harus melakukan protokol kesehatannya ketat," katanya.

“Ini sangat mengkhawatirkan kita karena kemungkinan terjadinya superspreader terjadi pada klaster ini,” kata Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam Konferensi Pers Indikasi Lonjakan Kasus Covid-19, Jumat (30/4/2021).  

Nadia mengatakan superspreader ini bisa terjadi dalam waktu yang singkat karena interaksi tidak menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Akibatnya menyebabkan munculnya kasus yang positif di berbagai klaster ini.

“Terutama kita ketahui bahwa terdapat tiga faktor utama yang diduga terkait dengan adanya klaster ini. Yang pertama adalah tentunya kelalaian kita dalam melaksanakan protokol kesehatan, terutama saat melaksanakan ibadah tarawih berjamaah,” kata Nadia.

Nadia pun mencontohkan apa yang terjadi Banyumas yang terjadi klaster tarawih yang menyebabkan 51 orang positif Covid-19.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yuk Nikmati Buka Bersama di Hotel GranDhika Pemuda Semarang, Ada Hadiah Emas!

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 pada 18 Februari, Tarawih Pertama Selasa Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal