Pontianak, iNews.id – Sebanyak 10 ton cabai rawit dari Tuban, Jawa Timur (Jatim) didatangkan ke Kalimantan Barat (Kalbar) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, langkah ini juga sebagai upaya menstabilkan harga.
Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar, M Munsif mengatakan, kedatangan 10 ton cabai rawit ini terbagi menjadi dua tahap, masing-masing lima ton. Kedatangan cabai rawit tahap dua pada Minggu (17/5/2020).
"Dari 10 ton tersebut, satu ton di antaranya bekerja sama dengan Perusda Kalbar," katanya di Pontianak, Minggu (17/5/2020).
Sejauh ini, kebutuhan cabai baik rawit, keriting maupun besar di Kalbar masih kurang sehingga mengakibatkan harga naik. Di Kalbar, kebutuhan cabai rawit sebanyak 630 ton dan cabai besar 900 ton per bulan.
Akibat kurangnya stok, saat ini harga cabai rata - rata di kisaran Rp40.000 per kilogram. Dengan masuknya cabai ini diharapkan harga menjadi stabil yakni berkisar Rp25.000 per kilogram.