Larangan Adat dan Etika Suku Dayak Kalimantan, Pendatang Perlu Tahu!

Reza Rizki Saputra
Larangan dan etika suku Dayak Kalimantan. (Foto: ANTARA)

Berikut larangan adat dan etika suku Dayak Kalimantan:

Jangan Bermain-main dengan Mandau 

Mandau merupakan senjata yang dianggap keramat bagi suku Dayak. Meskipun, bentuknya seperti parang pada umumnya, namun senjata ini tidak bisa dipakai semaunya serta harus terdapat alasan khusus.
  
Menurut kepercayaan orang Dayak, Mandau yang telah keluar dari sarungnya akan memakan korban. Oleh sebab itu, bagi para pendatang jangan coba-coba bermain-main dengan senjata yang satu ini. 

Dilarang Menghina Patung Kayu  

Apabila kita diperhatikan, di Kalimantan banyak rumah adat yang di depannya terdapat patung yang terbuat dari kayu. Konon, ini bukanlah patung biasa melainkan simbol untuk leluhur suku Dayak yang telah meninggal.

Larangan yang ada tentang kayu ini jangan pernah sekalipun menghina bentuknya meski hanya dalam hati.  Terdapat banyak kejadian orang-orang yang menghina patung ini lalu diganggu oleh makhluk halus. Gangguan ini akan terus ada sampai para penghina meminta maaf kepada pihak keluarga yang dihina. 

Perempuan Suku Dayak. (Foto: ist)

Jangan Permainkan Gadis Dayak   

Siapapun yang datang ke Kalimantan pasti akan terpesona dan terpikat dengan kecantikan para gadis suku Dayak. Namun, terdapat satu hal yang perlu diperhatikan bagi para laki-laki, terkait dengan gadis-gadis Dayak. Ini tentang larangan untuk tidak pernah mengganggu gadis-gadis Dayak atau mempermainkannya. 

Menurut mitos yang banyak beredar, siapapun yang mengganggu mereka, lebih-lebih mempermainkannya, dipastikan akan hilang alat vitalnya. Memang terdengar sangat mustahil tetapi sudah banyak yang bercerita tentang hal ini.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG: Kalimantan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang

57 tahun lalu

Sumatera dan Kalimantan Masuk Musim Hujan, Bertahap Meluas ke Selatan hingga Timur Indonesia

57 tahun lalu

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Terafiliasi Fredy Pratama, 4 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Kapal asal Indramayu Terbalik di Perairan Kalimantan, 4 Orang Tewas 1 Hilang 

57 tahun lalu

Ngebut hingga Hilang Kendali, Mobil Terjun ke Sungai Mapam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal