Di beberapa negara, kata dia, keberadaan seseorang yang disebut sebagai super spreader telah menyebabkan banyak orang tertular virus corona.
"Perlu diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Untan terhadap masyarakat dari luar Kalbar yang dilakukan tes usap dan hasilnya positif Covid-19, dari hasil sampel tenggorokannya diketahui kandungan virus yang ada bisa menapai 15 juta copies virus," tuturnya.
Menurutnya, dengan kandungan virus yang sangat besar yakni mencapai 15 juta copies, jika orang itu mengembuskan napasnya saja, maka virus yang dikeluarkan akan cepat tersebar.
Artinya masyarakat akan lebih mudah terpapar dan jika terjangkit jelas akan sulit penanganannya.
"Sementara untuk kadar virus Covid-19 lokal (dalam Kalbar), kandungan virus paling tinggi diangka 100 sampai 150 copies lebih rendah dari kandungan virus yang ada di luar Kalbar," katanya.