Dia mengatakan, selama belajar di rumah, peserta didik juga tidak dibebani dengan tuntutan untuk menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.
"Aktivitas dan tugas kegiatan belajar dari rumah dapat bervariasi antar peserta didik, sesuai minat dan kondisi masing-masing dengan mempertimbangkan kesenjangan akses atau fasilitas belajar di rumah," katanya.
Selanjutnya, bukti atau produk aktivitas kegiatan belajar dari rumah, diberi umpan balik oleh guru yang bersifat kualitatif tanpa diharuskan memberi skor atau penilaian kuantitatif.
"Kepada orang tua di rumah, diwajibkan untuk selalu memperhatikan protokol pencegahan penularan COVID-19 terutama jaga jarak fisik, tidak keluar rumah, dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat," katanya.