Sedangkan untuk memasok ke pasar-pasar tradisional, Sutarmidji menugaskan Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha untuk menjangkau seluruh pasar.
"Dari pada Perusda usahanya yang selama ini hanya kecil saja bagus dia melakukan hal-hal seperti ini untuk membantu pemerintah daerah menstabilkan harga pangan," katanya.
Tak hanya cabai, Sutarmidji mengatakan salah satu komoditas yang menyumbang inflasi yakni bawang merah.
Sutarmidji meminta masyarakat Kalbar mengembangkan komoditas cabai dan bawang merah. Hal ini penitng agar Kalbar bisa memenuhi kebutuhan lokal dan tidak terus menerus bergantung pada pasokan luar daerah.
Sedangkan untuk komoditas lain yang terkait pangan di era pandemi Covid-19 ini, menurutnya masih aman seperti beras dan sayuran.
"Beras saat ini masih stabil dan ke depan kita minta untuk swasembada beras. Perusda juga harus bisa menampung beras-beras hasil pertanian di sentra-sentra yaitu Kubu Raya, Sambas, Landak, Sanggau, dan Mempawah ini sentra produksi selalu surplus," tuturnya.