“Di Seponti belum ditemukan lagi kasus positif, tetapi bukan berarti terbebas Covid-19. Di sekitar kita masih ada interaksi dari orang keluar masuk termasuk dari daerah yang ada kasusnya jadi masih cukup berisiko,” katanya.
Untuk itu, pihaknya tidak henti- hentinya berpesan kepada masyarakat untuk mengubah gaya hidup. Salah satunya dengan menerapkan 3M yakni, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selama melakukan aktivitas di luar maupun di rumah.
"Kenapa kita harus memakai masker karena ada penelitian yang menyebutkan jika kita sama-sama menggunakan masker tingkat penularan hanya 1,5 persen. Jadi kalau kita tidak mau menularkan atau tertular pakailah masker," katanya.
Dia juga meminta agar masayarakat memperhatikan jaga jarak. Misalnya Jika mengantri, jangan berdesakan. "Kalau makan di tempat makan, jangan dekat-dekat dan selalu menjaga jarak minimal 1 meter."
"Jadi virus ini penularannya tidak melalui udara, ia tidak bisa terbang dan tidak punya kaki dan dia hanya masuk melalui mata hidung dan mulut," katanya.