Ilmuwan Ingin Simpan Sperma Manusia di Bulan agar Tidak Ada Kepunahan setelah Kiamat

Riezky Maulana
Ilustrasi bulan yang menjadi satelit bumi. (Foto: Istimewa).

Dia menjelaskan, ide itu akan dimulai dengan mereplikasi apa yang dimiliki Svalbard Global Seed Vault di Norwegia, yaitu sekitar satu juta benih dalam file. Mereka kemudian akan mulai membawanya ke bulan dalam 10 hingga 15 peluncuran roket. 

Thanga memperkirakan butuh sekitar 40 peluncuran roket untuk membangun Stasiun Luar Angkasa Internasional. Ditambah mendapatkan sampel dari semua 6,7 juta spesies berarti sekitar 250 peluncuran roket.

Thanga memperkirakan bahtera bulan seperti yang mereka rancang, mungkin bisa menjadi kenyataan dalam 30 tahun. Para peneliti berharap dapat memperbaiki desain pada waktu itu dan berharap perjalanan luar angkasa menjadi lebih murah karena semakin banyak perusahaan swasta yang masuk ke pasar.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Pria di Sampang Teriak Kiamat Pakai Pengeras Suara Masjid Diamuk Massa

57 tahun lalu

Wow! 7 Ilmuwan Undip Masuk Daftar 2 Persen Paling Berpengaruh di Dunia Versi Stanford-Elsevier

57 tahun lalu

Ilmuwan Asal Arab Saudi Tewas Tenggelam saat Rafting di Telaga Waja Bali

57 tahun lalu

Pria Mengaku Nabi Bikin Resah Donggala, Langsung Diusir Warga

57 tahun lalu

Menguak Tanda-tanda Kiamat dari Gunung Padang, Ternyata Akan Muncul Peradaban Baru 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal