"Orangnya bisa jalan-jalan, ketawa-ketawa, tiba-tiba sesak napas dan meninggal," ujarnya.
Pasien Covid-19 dengan gejala ini menurutnya sudah ditemukan kasusnya di Bengkayang. Karena itu masyarakat di Bengkayang diminta lebih ketat menerapkan protokol kesehatan.
Menurutnya angka kematian Covid-19 di Bengkayang saat ini merangkak naik, dan ada beberapa kasus kematian yang terjadi tiba-tiba.
Kendati demikian kasus kematian akibat Covid-19 umumnya karena korban juga menderita penyakit penyerta (komorbid) berat seperti jantung dan diabetes.
"Kebanyakan yang memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes. Rata-rata seperti itu," katanya.