Tim BKSDA melihat dugong mengalami luka dan goresan akibat terjerat pukat. Namun, kondisi secara umum dugong yang masih berada dalam keramba itu dinyatakan sehat oleh tim dokter hewan.
Dugong tersebut diketahui berjenis kelamin betina, dengan usia sekitar dua tahun. Mamalia laut itu mempunyai panjang 146 cm dengan berat 50 kilogram dan ukuran keliling badan 100 cm.
"Tim akhirnya merekomendasikan untuk segera melepasliarkan dugong ke lokasi dimana satwa tersebut ditemukan," katanya.
Dia melanjutkan, Padang Lamun merupakan habitat ideal bagi mamalia laut tersebut. Dari pemantauan kondisi alami habitat ditemukannya dugong, kondisi habitatnya masih bagus.
"Ini ditunjukkan dengan ditemukannya sekitar enam jenis lamun, tiga diantaranya merupakan pakan utama dugong," katanya.