Bea Cukai Cegat Kapal di Perairan Kalbar, 100 Ton Rotan Akan Diselundupkan ke Malaysia

Antara
Bea Cukai Kantor Wilayah Kalimantan Bagian Barat menyita 100 ton rotan yang akan diselundupkan ke Malaysia. (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Tim Penindakan Bea Cukai Pusat dan Kantor Wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) mencegat Kapal Buana Utama di perairan Tanjung Datu. Kapal tersebut mengangkut 100 ton rotan ilegal yang akan diselundupkan ke Malaysia.

"Sari hasil pemeriksaan kapal, rotan itu tanpa dilengkapi dokumen dan tidak ada dalam daftar muatan kapal tersebut," kata Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Bea Cukai Kalbar, Ferdinan Ginting di Pontianak, Jumat (26/3/2021).

Rotan tersebut dikemas dalam ribuan bundel. Dari pengakuan awak kapal, rotan tersebut akan dibawa ke Malaysia melalui jalur laut. 

"Asalnya dari Sampit dan akan diselundupkan ke Serike, Malaysia," ujarnya.

Saat ini barang bukti 100 ton rotan ilegal itu dititipkan di gudang penyimpanan Bea Cukai Kalbar di Pontianak untuk proses hukum.

Berdasarkan Permen RI Nomor 44/M-DAG/PER/7/2012 tanggal 18 Juli tentang Barang Dilarang Ekspor, rotan dalam bentuk utuh, setengah jadi, hati rotan dan kulit rotan dan rotan yang tidak dalam bentuk utuh merupakan barang di bidang kehutanan yang dilarang ekspornya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Malaysia Ditangkap Polresta Sidoarjo, Narkotika Cair Senilai Rp45 Miliar Disita

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 47.872 Benih Lobster Senilai Rp7 Miliar di Jambi

57 tahun lalu

Kondisi Pendaki asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Cedera Parah Tulang Belakang

57 tahun lalu

WNA Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter

57 tahun lalu

Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal