Banjir, Pelayanan Puskesmas Purnama di Pontianak Lumpuh

Antara
Puskesmas Purnama Pontianak terendam air akibat tingginya intensitas hujan, Kamis (10/6/2021). (Foto: Istimewa)

Wali Kota Pontianak Edi Kamtono sebelumnya mengatakan, sebagian besar daerah di Pontianak rawan genangan air karena berada di dataran rendah. Pertumbuhan pembangunan kota yang cepat semakin menambah potensi genangan air tersebut. Kondisi ini ditambah posisi kota yang dibelah oleh Sungai Kapuas dan Landak.

"Kami terus berupaya memelihara parit-parit yang ada. Kami meninggikan jalan sehingga tidak mudah tergenang air ketika musim penghujan dan air pasang laut tinggi di bulan Desember hingga Januari," ujarnya.

Pemkot Pontianak juga akan lebih mengoptimalkan fungsi parit agar air cepat turun ke Sungai Kapuas. Ini bisa mencegah terjadinya genangan air di kota itu ketika musim hujan atau air pasang.

Menurut dia, karakteristik Kota Pontianak berbeda dengan daerah di Pulau Jawa yang banyak pegunungan. Pengerukan sungai di Kota Pontianak tidak cukup efektif lantaran akan ada lagi endapan lumpur.

"Jadi rata-rata kedalaman parit di Kota Pontianak antara 1,2 hingga 2 meter. Jika melebihi angka tersebut, maka akan terjadi endapan lumpur," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal