Menurut Fransiskus, pemilihan penerbangan carter karena pihaknya belum memiliki data permintaan masyarakat dan harga tiket yang tepat.
"Kita tidak punya data jika animo masyarakat itu seperti apa? Cocoknya harga tiket berapa? Dengan uji coba ini kita bisa melihat animo masyarakat dengan jalur-jalur tujuan yang akan kita terbangkan di kisaran harga berapa," katanya.
Dia mengatakan uji coba penerbangan carter untuk mendukung Pemerintah Singkawang yang mendorong pembangunan bandara perintis. Saat ini belum ada penerbangan dari Singkawang.
Dengan beroperasinya Bandara Semelagi yang dimiliki swasta akan membantu untuk menentukan biaya penerbangan.
"Harga ini bisa menjadi acuan untuk Pemkot Singkawang guna menentukan Total Orderring Course (TOC) untuk perintis. Karena perintis nantinya akan ada harga tiket," katanya.