Senjata ini telah banyak digunakan oleh militer seluruh dunia sejak awal abad ke-20. Ranjau darat ini masih tetap berbahaya selama bertahun-tahun setelah perang berakhir. Bahkan, para ahli memperkirakan terdapat berjuta-juta ranjau darat yang masih tertinggal di daerah yang pernah menjadi lokasi konflik.
Senjata paling dilarang digunakan pada peperangan selanjutnya adalah senjata yang berbahan dasar gas. Gas yang dilarang tersebut seperti gas mustard, gas saraf, gas fosgen, dan gas air mata.
Bila masuk dalam tubuh manusia, gas ini akan melumpuhkan pusat saraf dan otot-otot di area paru-paru hingga kemudian mengakibatkan kematian
White Phosphorus atau fosfor putih merupakan zat kimia berbahaya yang memiliki beragam efek mematikan dan memperluas dampak kerusakan jika digunakan sebagai bom.
Penggunaan WP dapat menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi manusia. Misalnya adalah cedera serius dan kematian ketika bersentuhan dengan kulit, terhirup atau tertelan.
Penggunaan WP ini dikenal umum dalam dunia militer, baik infantry, tank, artileri dan lainnya. Dikutip BBC, penggunaan WP sebagai senjata ini pernah dilakukan oleh Israel dalam konflik Gaza.