5 Senjata Paling Dilarang Digunakan pada Peperangan, Nomor 3 Digunakan Israel Saat Konflik Gaza

Ami Heppy S
Senjata Paling Dilarang Digunakan pada Peperangan- white phosphorus (Foto: Human Rights Watch)

Senjata ini telah banyak digunakan oleh militer seluruh dunia sejak awal abad ke-20.  Ranjau darat ini masih tetap berbahaya selama bertahun-tahun setelah perang berakhir. Bahkan, para ahli memperkirakan terdapat berjuta-juta ranjau darat yang masih tertinggal di daerah yang pernah menjadi lokasi konflik.

2. Gas Beracun

Senjata paling dilarang digunakan pada peperangan selanjutnya adalah senjata yang berbahan dasar gas. Gas yang dilarang tersebut seperti gas mustard, gas saraf, gas fosgen, dan gas air mata.
Bila masuk dalam tubuh manusia, gas ini akan melumpuhkan pusat saraf dan otot-otot di area paru-paru hingga kemudian mengakibatkan kematian

3. White Phosphorus (WP)

White Phosphorus atau fosfor putih merupakan zat kimia berbahaya yang memiliki beragam efek mematikan dan memperluas dampak kerusakan jika digunakan sebagai bom.

Penggunaan WP dapat menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi manusia. Misalnya adalah cedera serius dan kematian ketika bersentuhan dengan kulit, terhirup atau tertelan.

Penggunaan WP ini dikenal umum dalam dunia militer, baik infantry, tank, artileri dan lainnya.  Dikutip BBC, penggunaan WP sebagai senjata ini pernah dilakukan oleh Israel dalam konflik Gaza. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Penangkapan 2 Anggota KKB di Puncak Jaya, Pemasok Amunisi ke Ternus Enumbi

57 tahun lalu

Mencekam Bentrokan Warga Pecah di Adonara Flores Timur, Puluhan Rumah Hangus Dibakar 

57 tahun lalu

Spesifikasi dan Asal-usul Penamaan Kapal Selam KRI Cakra, Armada Pemukul Milik TNI AL

57 tahun lalu

Terungkap Jaringan Anggota KKB Epson Nirigi, Pernah Dihubungi Kepala Distrik Kenyam 

57 tahun lalu

Terungkap Peran Epson Nirigi Anak Buah Egianus ditangkap di Mimika, Penyuplai Senjata KKB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal