Mereka tampak akrab berbincang tentang kedua negara. Kennedy berjanji akan datang ke Indonesia. Soekarno juga antusias dan menyiapkan tempat penyambutan khusus di Istana Merdeka.
Namun, kunjungan itu tidak pernah terjadi karena Kennedy tewas ditembak pada 1963.
Fidel Castro saat menjabat Presiden Kuba menjalin persahabatan dengan Soekarno. Mulanya, pejuang revolusi Kuba, Che Guevara berkunjung ke Indonesia tahun 1959.
Dia merupakan wakil resmi Kuba untuk mendiskusikan hubungan dagang. Soekarno dan Che cocok karena sama-sama penuh energi dan bergaya informal.
Che pun mengundang Soekarno untuk berkunjung ke Kuba. Pada 1960, Soekarno mendatangi Kuba. Kedatangan Soekarno disambut baik oleh Fidel Castro di Bandara Havana.