Sementara Kepala Dinkes Provinsi Kalbar, Harisson mengatakan, sampai hari ini, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di daerah itu bertambah menjadi 500 kasus. Ada penambahan 29 kasus dari data Kamis kemarin.
"Sampai tanggal 20 Agustus kemarin, angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kalbar sebanyak 471. Dari jumlah tersebut, 424 orang sembuh dan 4 orang meninggal. Namun hari ini ada tambahan 29 kasus sehingga total 500," katanya.
Harisson merinci, dari 29 penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 tersebut, di Kubu Raya 10 orang, Pontianak tujuh orang dan Sambas enam orang. Kemudian, kasus yang berasal dari luar daerah Kalbar sebanyak enam orang.
Melihat perkembangan kasus yang ada dan perubahan status pada peta penyebarluasan Covid-19 di beberapa daerah, pihaknya meminta agar pemerintah daerah (pemda) benar-benar serius menanggapi kasus di daerahnya.
Dia mencontohkan, Kabupaten Mempawah yang awalnya berada di zona hijau, jika tidak ditanggulangi dengan cepat, bisa berpotensi jadi zona merah. Dia mencontohkan, petugas baru saja melakukan pemeriksaan di satu sekolah, namun sudah ada delapan kasus Covid-19 dan semuanya guru.
"Kami minta agar Pemkab Mempawah ekstra hati-hati dan terus sosialisasi ke masyarakat untuk pelaksanaan protokol kesehatan. Kalau sampai lengah, bisa menjadi oranye atau merah," kata Harisson.