Yenny Wahid Ungkap Pemimpin Idaman saat di Ponpes Paceh Bondowodo: Ngerti Kebutuhan Santri

iNews
Putri Gus Dur Yenny Wahid. (istimewa)

Di sisi lain, pemimpin ke depan juga diharapkan orang yang mau mengerti santri di antaranya salah satu tantangan santri, yaitu ijazah ma'had tidak diakui. Padahal, mereka sudah belajar, namun ijazah sarjananya tidak diakui.

"Nah jadi ke depan harus disamakan status, sehingga bisa mencari pekerjaan. Nah yang bisa mengerti kebutuhan santri kalau buat saya ya harus santri juga. Jadi, bagi kita orang yang mau mengerti kebutuhan santri di sana, ada yang namanya Mahfud MD," ujar Yenny.

Direktur Wahid Foundation ini mengungkapkan dalam konteks yang lebih besar atau negara, ke depan Indonesia butuh pemimpin yang berkomitmen dalam penegakan hukum dan bisa memberantas korupsi serta pungutan liar.

"Kalau hukumnya tidak tegak, maka semuanya kacau. Penegakan hukum penting, bayangkan kalau korupsi tinggi, yang akan terjadi negara ini jadi miskin, negara tidak punya uang. Begitu negara tidak punya uang, maka tidak bisa membangun apa-apa," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

11 hari lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

12 hari lalu

LPA Mataram Buka Suara soal Santri Korban Pembakaran Dicegat Temui Densu di Jakarta

12 hari lalu

Viral Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Dicegat Temui Densu di Jakarta

14 hari lalu

Tragedi Santri Tewas Dibakar Senior di Lombok Tengah, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal