“Deteksi antibodi SARS Cov-2 ini lewat darah yang diambil whole blood, besok akan datang lagi dua kotak lagi dengan jumlah 40, dan besoknya datang 200 lagi. Berkala memang, karena kalau beli ini juga inden. Jadi ini tes deteksi antibodi SARS-COV-2 penyebab covid-19,” katanya.
Tes antibodi yang dilakukan dengan uji darah ini beda dengan swab. Dalam rapid test yang dideteksi yakni antibodi yang terbentuk dalam tubuh akibat virus SARS-COV-2 penyebab covid-19.
Apabila dalam rapid test hasilnya negatif, maka terdapat dua kemungkinan. Yang pertama memang tidak ada virus SARS-COV-2. Atau kemungkinan kedua karena belum terbentuk antibodi di dalam tubuh karena virus masih dalam masa inkubasi.
“Karena itu kalau hasilnya negatif bisa disarankan untuk mengulang tesnya kembali di antara tujuh hingga delapan hari ke depan,” kata Aryati.