Warga Regojamping Banyuwangi Tak Ingin Ada Pemasungan terhadap Penderita Gangguan Jiwa

Andi Mohammad Ikhbal
Tim medis mendatangi pasien kelainan jiwa yang dipasung. (Foto: Dok iNews).

BANYUWANGI, iNews.id - Warga di wilayah Regojamping, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), bertekad tidak ada lagi pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (OGDJ). Caranya dengan mamaksimalkan program Teropong Jiwa.

Teropong Jiwa kepanjangan dari terapi okupasi pemberdayaan orang dengan gangguan jiwa. Selain pemulihan dengan mengonsumsi obat, pengidap gangguan jiwa juga akan mendapat pembinaan dan pelatihan kerja.

"Kami juga melakukan deteksi dini dan sosialisasi ke warga," kata Kepala Bidang Kesehatan Jiwa Masyarakat Puskesmas Gitik, Eko Budi Cahyono, di Regojamping, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, Senin (30/9/2019).

Pihak kecamatan hingga desa dan puskesmas membuat grup whatsapp untuk mendapatkan informasi dan laporan warga. Bila ada warga yang tampak gejala-gejala mengalami gangguan jiwa, langsung ditangani pihak puskesmas dengan program Teropong Jiwa.

Warga yang menjadi penderita gangguan jiwa diberdayakan sebagai pekerja peternakan ikan di Desa Gitik. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Pria di Jember Dibacok Celurit di Kantor Wifi, Pelaku Diduga ODGJ

57 tahun lalu

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

57 tahun lalu

IRT Tukang Pijat di Palangka Raya Dibacok Tetangga, Kedua Tangan Nyaris Putus

57 tahun lalu

Geger! Pria di Simalungun Bongkar Kuburan Siang Bolong

57 tahun lalu

Tragis! Pria di Ponorogo Tewas dalam Rumah Diduga Tersengat Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal