Warga Regojamping Banyuwangi Tak Ingin Ada Pemasungan terhadap Penderita Gangguan Jiwa

Andi Mohammad Ikhbal
Tim medis mendatangi pasien kelainan jiwa yang dipasung. (Foto: Dok iNews).

Menurut dia, kasus pemasungan pernah terjadi di Desa Gitik pada 2018 lalu. Warga tersebut kerap mengamuk, bahkan sampai mencongkel matanya. Korban menderita depresi akut lantaran masalah utang - piutang.

"Namun hanya dipasung satu hari, dan kami langsung turun menangani pasien tersebut," ujarnya.

Setelah mendapat penanganan, pasien akhirnya sembuh dalam kurun waktu kurang satu tahun, dan kini dapat beraktivitas kembali sebagaimana orang normal. Pasien tersebut bahkan diterima kerja di sebuah perusahaan roti.

"Dengan program ini, kami juga zero rujukan. Semua pasien ODGJ dapat ditangani di tingkat puskesmas, tak sampai ke rumah sakit jiwa," kata dia.

Lurah Lemahabangdewo, Agus Iswanto mengatakan, program ini mampu membuat pengidap ODGJ sembuh. Karena mereka disibukkan dengan berbagai aktivitas dan pekerjaan, sehingga pikirannya teralihkan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Pria di Jember Dibacok Celurit di Kantor Wifi, Pelaku Diduga ODGJ

57 tahun lalu

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

57 tahun lalu

IRT Tukang Pijat di Palangka Raya Dibacok Tetangga, Kedua Tangan Nyaris Putus

57 tahun lalu

Geger! Pria di Simalungun Bongkar Kuburan Siang Bolong

57 tahun lalu

Tragis! Pria di Ponorogo Tewas dalam Rumah Diduga Tersengat Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal