Warga Jawa Timur Masih Inginkan Poros Tengah

Ihya Ulumuddin
Direktur Riset Surabaya Survey Center (SSC), Edy Marzuki. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumudin)

SURABAYA, iNews.id – Sebagian warga Jawa Timur tampaknya bosan dengan persaingan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Karena itu, banyak masyarakat masih menginginkan adanya poros baru pada kontestasi 2018 nanti.

Gambaran itu diketahui dari hasil survei Surabaya Survey Centre (SSC) selama rentang waktu Juni hingga Desember ini. Dari hasil itu, sebanyak 43,9% responden sangat setuju apabila poros tengah yang terdiri dari Gerindra, PAN, dan PKS muncul. Sebaliknya, hanya 17,7% responden yang menyatakan tidak setuju atas keberadaan poros tengah tersebut. Sementara, 38,4% sisanya memilih tidak menjawab atau menjawab tidak tahu.

Dari 43,9% yang setuju tersebut, 50,5% responden mengaku menginginkan keberadaan poros tengah. Pasalnya mereka ingin agar memiliki lebih banyak pilihan. Sedangkan 25,3% menganggap jenuh dengan calon-calon yang sudah ada. Sementara itu, 24,2% sisanya menganggap keberadaan poros tengah bisa menjadikan Pilgub Jatim 2018 semakin ramai dan seru.

Direktur Riset SSC, Edy Marzuki memahami bahwa keberadaan poros tengah bisa memecah kejenuhan yang ada di tengah persaingan antara Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah. Menurut Edy, publik saat ini cenderung menginginkan Gubernur yang notabene baru.

“Saya rasa, pemilih tidak akan tergoda oleh proker (program kerja) yang ditawarkan saja. Figur kandidat juga menjadi penting. Itulah kenapa kemunculan poros tengah ditunggu oleh publik. Akan tetapi, di sisi lain para inisiator poros tengah juga perlu berpikir matang terkait calon yang bisa menjadi pilihan alternatif bagi para pemilih nantinya. Paling tidak yang mampu mengimbangi elektabilitas Gus Ipul dan Khofifah,” kata Edy, di sela-sela rilis hasil survei SSC di Hotel Yello, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/12/2017).

Dosen Universitas Yudharta Pasuruan tersebut di sisi lain juga mendorong agar Gerindra, PAN, dan PKS yang sebelumnya disebut sebagai inisiator poros tengah untuk memunculkan keberanian dan  mewujudkan poros tersebut.

“Itu demi menjaga marwah partai mereka juga. Meskipun tanpa PKS sekalipun, karena sedang santer disebut bakal memberikan dukungan ke Gus Ipul, saya rasa Gerindra dan PAN lebih dari mampu, asalkan mampu mewujudkan sosok calon yang mampu bersaing,” ucap Edy.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah

57 tahun lalu

Pemprov Jatim Tetapkan WFH ASN Setiap Rabu, Hemat BBM 108.000 Liter per Bulan

57 tahun lalu

Khofifah Dorong Edukasi Kebencanaan Masuk Kurikulum, Siapkan Generasi Tanggap Bencana

57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon 30 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal