Bima mengungkap, di tahun ini ada anggaran Rp22 triliun dari Kementerian PU, namun pihaknya masih belum bisa memastikan apakah waduk klampis tersebut masuk atau tidak.
"Kalau sudah masuk ya alhamdulillah. Tapi semisalnya belum maka harus dikawal Pj Bupati dan anggota DPR RI Slamet Ariyadi untuk diperjuangkan, kalau bisa tahun depan," katanya.
Bima mengatakan Waduk Klampis itu akan menjadi atensi khusus dalam proses percepatan swasemada pangan tersebut.
"Ini atensi khusus, saya akan catat dan juga monitor. Kami akan cek di tahun ini kalau tidak tahun berikutnya," katanya.