"Sudah berjalan setahun jualan cilok. Saya ingin mandiri, siapa tahu nanti bisa menambah gerobak cilok dan membuka lapangan kerja," ujarnya, Sabtu (4/7/2026).
Usaha cilok yang dijalankan Danil kini mampu menghasilkan omzet hingga ratusan ribu rupiah setiap hari.
"Prinsip saya, hidup saya 100 persen tanggung jawab saya. Saya sehari omzet bisa Rp500.000. Alhamdulillah lebih dari cukup," katanya.
Menurut Danil, hasil tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sekaligus menjadi modal mengembangkan usahanya di masa mendatang.
Danil mengungkapkan, keputusannya berjualan cilok sempat tidak mendapat restu dari orang tua maupun mertuanya. Namun, setelah melihat usahanya berkembang dan dagangannya laris, keluarga akhirnya memberikan dukungan.
"Sempat ada penolakan dari orang tua. Karena orang tua saya untuk pekerjakan orang kan mampu namun untuk pekerjakan anak sendiri masak tidak bisa. Istri saya lalu cerita sama mertua dan diperbolehkan," ucapnya.
Kisah Danil mulai viral setelah videonya saat berjualan cilok di sekitar SPBU dekat rumahnya beredar luas di media sosial. Banyak warganet mengaku kagum dengan semangat kerja Danil. Meski hidup berkecukupan, dia tetap memilih bekerja dan membangun usahanya sendiri daripada bergantung pada harta keluarga.