Sarwito mengatakan, kasus penganiayaan itu diambil gambarnya oleh SA, narapidana kasus narkoba. HP yang digunakan untuk mengambil gambar yakni milik napi yang sudah keluar lapas yang diberikan kepada SA.
Terkait hasik pemeriksaan, Sarwito enggan berterus terang.
Sementara itu pascainsiden tersebut pihaknya langsung melakukan tes urin terhadap puluhan napi. Upaya ini untuk mengetahui kemungkinan napi menyalahgunakan narkoba. "Tapi hasilnya negatif semua" ujarnya.