Kejadian yang viral ini ternyata direkam pada Sabtu (12/10/2020). Menanggapi video tersebut, Kasatpol PP Surabaya Eddy Christijanto menilai yang terjadi merupakan kesalahpahaman antara warga dengan petugas swab hunter. Warga tersebut memberontak saat terjaring razia masker.
"Kegitan itu giat rutin petugas swab hunter untuk menjaring warga tak bermasker. Pria itu tak pakai masker dan tidak memiliki KTP, saat ditanya ternyata berasal dari Jakarta, makanya dibawa untuk tes swab," katanya, Senin (12/10/2020).
Saat itulah, yang bersangkutan memberontak karena dipikir akan dimasukkan ke liponsos (pondok sosial) sehingga terjadi kesalahpahaman.
"Setelah di mobil dijelaskan petugas dia mengerti. Kemudian dia mau tes swab dengan hasil negatif lalu kami pulangkan. Dia juga sudah minta maaf ke petugas," katanya.
Kasatpol PP mengimbau agar warga memahami tugas tim hunter swab berkaitan dengan pencegahan covid.
"Kami juga minta anggota di lapangan agar penanganan berjalan humanis dan tetap memberikan hak-hak warga. Namun juga warga harus paham dengan tugas pokok petugas kami agar pandemi yang terjadi ini bisa segera teratasi," katanya.