Andan Rahmawan, guru SDN Polowijen I memaparkan, kejadian pemalakan kepada dua siswa terjadi pada Senin (19/9/2022). Saat itu kedua siswanya yakni KAN (12) dan AWW (11) dipalak oleh pria dengan rambut putih yang terindentifikasi di video yang viral itu.
"Kejadiannya sepulang sekolah sekitar jam 2an siang, saat itu kedua muridnya pulang ke rumah masing-masing menggunakan angkot jurusan AG. Yang satu rumahnya daerah Glintung, satunya lagi di sekitar Kaliurang, Rampal," ucap Andan ditemui di SDN Polowijen I, Jumat (23/9/2022).
Ketika berada di dalam angkot itulah, KAN menerima tindakan pemalakan uangnya. Ia yang tengah menghitung uang untuk membayar angkot tiba-tiba langsung direbut oleh pria berambut putih tersebut. Total ada Rp 4.000 uang KAN yang direbutnya.
Sang pria juga berniat merebut handphone milik AWW yang terdapat jamh sejumlah Rp 37.000 di balik cashing pengamanan handphonenya. Namun upaya itu gagal, karena AWW buru-buru memasukkannya di saku pakaiannya.
"Jadi uangnya (milik AWW) itu ditaruh dibelakang cover HP, dia mau ngambil uangnya, tapi tahu temannya uangnya diambil, dia langsung naruh lagi di sakunya, sempat mau diambil juga," katanya.