Vaksinasi Massal Picu Kerumunan, Ini Kata Satgas Covid-19 Jawa Timur

Lukman Hakim
Salah seorang warga saat mendapat suntikan vaksinasi sebagai salah satu cara mengakhiri pandemi Covid-19. (Foto: iNews.id/Haryanto)

SURABAYA, iNews.id  – Pemerintah saat ini gencar menggelar vaksinasi guna mempercepat herd immunity atau kekebalan komunitas. Sayangnya, kegiatan tersebut kerap mengundang kritik lantaran dianggap memicu kerumunan sehingga malah berpotensi menimbulkan klaster penularan baru Covid-19.

Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur Joni Wahyuhadi meminta masyarakat agar tidak menilai negatif terhadap program vaksinasi yang sedang dijalankan pemerintah. Sebab, vaksinasi merupakan salah satu cara untuk mengakhiri pandemi.

Jika dalam proses pelaksanaan vaksinasi terdapat antrean yang panjang, masyarakat diharapkan memakluminya. Sebab kondisi saat ini ada keterbatasan kuota vaksin, termasuk tenaga vaksinatornya.

“Makanya kalau vaksinasi jangan berkerumun, sabar, antre, pakai masker. Kalau dibilang vaksinasi memicu kerumunan, ya enggak gitu,” katanya, Sabtu (14/8/2021).

Menurutnya, Covid-19 merupakan virus yang nantinya diharapkan hilang dengan sendirinya ketika vaksinasi sudah dilakukan secara merata dan masif. Ini seperti virus-virus lain yang sudah pernah terjadi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Monyet Peliharaan Lepas hingga Serang Warga di Jombang, 2 Orang Luka Terluka

57 tahun lalu

Beredar Pupuk Diduga Ilegal di Tulungagung, 1 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Membubung 800 Meter dari Puncak

57 tahun lalu

Kebakaran di Bondowoso, 2 Rumah Hangus gegara Lupa Matikan Tungku saat Masak Daging Kurban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal