"Ada firnah lagi LGBT akan dilegalkan, sekarang bilang perzinahan dilegalkan. Ini sudah keterlaluan. Ini sungguh gila. Semburan fitnah dan hoaks makin menjadi-jadi," kata mantan Kapolda Jatim ini.
Dia juga berterima kasih kepada aparat kepolisian yang bergerak cepat dan mengamankan pelaku-pelaku penyebar hoaks, di antaranya ustaz di Kabupaten Banyuwangi, Supriyanto, dan seorang ketum partai, Iman Suherlan.
Sebagai penangkal, pihaknya juga mengaku akan gencar turun ke bawah. Door to door untuk memberikan klarifikasi atas semua fitnah dan tuduhan tak berdasar itu.
"Kami akan sampaikan bahwa itu tidak benar. Kami juga akan sampaikab program-program Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf dan keberhasilan pembangunan pemerintahan saat ini," tuturnya.
Menurut Machfud, upaya menangkal harus dilakukan. Bila tidak, dia khawatir akan menggerus kepercayaan masyarakat kepada paslon 01. Ini karena sebagian kecil masyarakat di bawah percaya dan termakan berita bohong itu.