MALANG, iNews.id – Sejumlah objek wisata di Malang Raya, Jawa Timur (Jatim), tetap beroperasi normal setelah diguncang gempa bumi Magnitudo 6,1 pada Sabtu (10/4/2021) lalu. Bencana itu dipastikan tidak berdampak pada lokasi-lokasi wisata di daerah ini.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara mengatakan, sejauh ini memang tidak ada instruksi penutupan tempat wisata dari Bupati Malang HM Sanusi. Karena itu, pihaknya tidak menutup lokasi wisata di Kabupaten Malang, terutama sejumlah pantai di sepanjang jalur lintas selatan Malang.
"Kemarin memang sempat ada kekhawatiran pascagempa. Tetapi sejauh ini tidak ada instruksi penutupan dari bupati untuk pantai-pantai yang ada di Kabupaten Malang," ucap Made saat dikonfirmasi, Senin (12/4/2021).
Meski objek wisata tidak ditutup, Made memprediksi jumlah wisatawan akan menurun. Pasalnya masyarakat tentu masih takut akan ada gempa susulan pascakejadian Sabtu lalu. Tetapi secara umum, saat ini pariwisata di Kabupaten Malang berjalan normal seperti biasa.
"Kalau pengaruh pascagempa pasti ada. Sementara waktu masyarakat pasti masih takut ke pantai. Paling tidak selama satu minggu ke depan tidak akan banyak masyarakat yang ke pantai," katanya.