Upaya Damai Gagal, Sidang Penganiayaan dan Pemerkosaan Pelajar di Malang Jalan Terus

Deni Irwansyah
Para pelaku penganiayaan dan pemerkosaan anak digiring ke ruang persidangan di PN Kota Malang, Selasa (14/12/2021). (Foto: iNews.id/Deni Irwansyah).

MALANG, iNews.id - Upaya damai atau diversi kasus pemerkosaan dan penganiayaananak di bawah umur di Malang yang viral di media sosial gagal. Orang tua korban menolak ajakan keluarga pelaku untuk berdamai dan meminta kasus asusila tersebut diproses secara hukum. 

Penolakan diversi ini disampaikan orang tua korban pada sidang pertama perkara penganiayaan dan pemerkosaan di PN Kota Malang, Selasa (14/12/2021). Karena itu, majelis hakim langsung menggelar sidang perdana perkara video viral tersebut dan akan melanjutkannya secara maraton sampai tuntas. 

"Pada sidang diversi ini semuanya hadir. Para pelaku, orang tua pelaku, kuasa hukum pelaku dan orang tua korban serta kuasa hukum korban. Hasilnya diversi ditolak," kata kuasa hukum korban, Leo Angga Permana. 

Leo mengatakan, orang tua korban menolak karena ingin memberikan efek jera terhadap pelaku atas perbuatan yang mereka lakukan. "Orang tua korban sudah memaafkan. Tetapi meminta proses hukum jalan terus," katanya. 

Leo mengatakan pada sidang diversi tersebut, korban tidak bisa dihadirkan karena masih syok dan tidak berani keluar bertemu orang banyak. Trauma terjadi karena penganiayaan yang cukup berat baik secara psikis maupun mental. "Korban belum pulih 100 persen. Tidak berani keluar," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tembak Begal Sadis di Bandung, Korban Perempuan Diperkosa dan Diancam Pisau

57 tahun lalu

Anak Durhaka! Pria di Makassar Ancam Bunuh Ayah Pakai Parang gegara Judol 

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

57 tahun lalu

Brutal! Kakak Aniaya Adik Perempuan di Gowa hingga Memar di Sekujur Tubuh

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal