Universitas Brawijaya Gelar Kuliah Tatap Muka 7 Februari, Maksimal 50 Persen 

Avirista Midaada
Universitas Brawijaya. (istimewa).

Selain kuliah tatap muka juga akan digelar secara hybrid. Mahasiswa bisa melakukan kuliah di kelas dan secara daring. "Misal ada fakultas yang satu angkatan dibagi berapa kelompok, ada yang juga masuk berdasarkan nomor genap-ganjil," katanya. 

Meski begitu, kata Aulanni'am, mahasiswa tidak perlu khawatir. Semua mahasiswa memiliki kesempatan mengikuti kuliah tatap muka dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan.

Kendati telah memutuskan perkuliahan tatap muka, UB belum berani melakukan kuliah tatap muka 100 persen demi menghindari penyebaran Covid-19. 

"Dari pengalaman yang ada, kami melihat beberapa sekolah juga melakukan PTM ketika dibuka ada yang kena (terpapar Covid-19)," tuturnya. 

Terpisah Direktur Akademik Rosihan Asmara mengatakan, sesuai SE Rektor UB maksimal kuliah tatap muka maksimal 50 persen. "Jadi UB sudah ada peraturan rektor tentang perkuliahan hibrid. Tidak 100 persen luring. Maksimal di kelas 50 persen," beber Rosihan. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Jadi Pembicara TALKVO 2025, Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Advokasi

57 tahun lalu

Heboh Pengibar Bendera One Piece Ditangkap, Guru Besar Hukum UB: Berlebihan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal