Tukang Sampah di Kota Malang Jadi Caleg karena Prihatin Korupsi Massal

Ihya Ulumuddin
Deni Irwansyah
Dwi Haryadi di samping spanduk kampanyenya sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Malang, Senin (18/3/2019). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)

MALANG, iNews.id – Kasus korupsi massal yang melibatkan 41 anggota DPRD Kota Malang beberapa waktu lalu mengilhami tukang sampah, Dwi Hariyadi, terjun ke dunia politik. Dia maju sebagai calon anggota DPRD Kota Malang pada 17 April mendatang.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, warga Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang ini maju sebagai caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dwi berada di nomor urut 8, di daerah pemilihan (Dapil) 3, wilayah Kecamatan Kedungkandang.

Dwi mengaku, tertantang maju sebagai calon anggota legislatif lantaran prihatin dengan kasus korupsi 41 anggota DPRD Kota Malang beberapa waktu lalu. Dwi ingin memberi contoh bahwa orang kecil seperti dirinya bisa berbuat lebih baik daripada 41 wakil rakyat yang dipenjara gara-gara korupsi.

“Saya prihatin melihat kondisi DPRD Kota Malang. Bayangkan 41 anggota ditangkap KPK akibat korupsi. Imbasnya, masyarakat menjadi apatis. Karena itu saya maju dengan niat memperbaiki semua kondisi itu,” kata laki-laki yang sudah 23 tahun ini menjadi tukang pungut sampah.


Dwi mengaku sudah lebih dari empat kali ditawari sejumlah partai politik (parpol) untuk maju. Namun, dia terus menolak. Alasannya, selain karena hanya lulusan sekolah dasar (SD), dia juga tidak punya modal layaknya caleg lainnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota Bawaslu Gunungsitoli Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Pungli Honor Pokja

57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende

57 tahun lalu

Hakim Bebaskan 4 Terdakwa Korupsi Kasus Penjualan Lahan Eks PTPN II

57 tahun lalu

Alasan Kejari Setop Kasus Dugaan Korupsi Wawali Bandung Erwin, Ternyata karena Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal