Tragedi Kanjuruhan Bukan Bentrok Antar Suporter Persebaya dengan Arema

Nur Ichsan Yuniarto
Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, bukan disebabkan bentrokan antar suporter (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim) bukan disebabkan bentrokan antar suporter. Kebanyakan korban meninggal dunia karena sesak napas.

"Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar supporter Persebaya dengan Arema," kata Menkopolhukam Mahfud MD, Minggu (2/10/2022).

Hal ini diketahui setelah Mahfud mendapatkan laporan langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Kapolda Jatim Nico Afinta.

Dia menambahkan, pada pertandingan Arema Vs Persebaya itu, suporter Surabaya tidak boleh menonton di stadion.

"Sebab pada pertandingan itu supporter Persebaya tidak boleh ikut menonton. Supporter di lapangan hanya dari pihak Arema," katanya.

Mahfud menyebut, korban tewas karena sesak napas, berdesak-desakan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Soroti Kasus Gus Yaqut, Mahfud MD: Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Viral! Balap Liar Dibubarkan Warga di Malang, Motor Pelaku Dirusak dan Dibuang ke Sungai

57 tahun lalu

Polda Jatim Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi Probolinggo di Batu dan Pasuruan

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Malang-Situbondo, Lengkap dengan Rute Aman dan Cepat Dilewati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal