Tradisi Tota'an, Warga Bondowoso Lepas 2.023 Ekor Merpati dan Perkutut, Ini Maknanya 

Riski Amirul Ahmad
Warga melepasliarkan burung merpati pada saat tradisi tota'an. (Riski Amirul Ahmad).

BONDOWOSO, iNews.id - Ratusan warga di Desa Gubrih, Kecamatan Wringin Bondowoso menggelar budaya tota'an merpati atau melepasliarkan burung merpati atau perkutut ke alam liar. Sebanyak 2.023 ekor dilepas dalam tradisi yang digelar turun temurun ini. 

Bagi warga setempat, merpati dipercaya sebagai simbol damai dan kesetiaan. Selain itu tradisi ini memiliki makna ke depannya agar desa bisa lebih baik lagi dan kebersamaan warga bisa terus terjaga. 

Tradisi Tota'an ini digelar di Kantor Desa Gubrih dan diikuti ratusan warga. Mereka berkumpul sambil membawa peliharaan burung merpati atau perkututnya. Burung-burung merpati dikumpulkan dalam satu sangkar oleh sang pemilik, setelah itu dilepas bersama-sama.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

57 tahun lalu

Tradisi Ngatir di Cipanas Lebak, Silaturahmi Antarkampung Lewat Tukar Bakul Nasi

57 tahun lalu

Seru! Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Bangkalan, Warga Berebut Uang hingga Bebek

57 tahun lalu

Kampung Pasir Sumenep dengan Keunikannya, Bikin Penasaran Banyak Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal