Tari Muang Sangkal, Kesenian Asli Sumenep untuk Tangkal Bahaya

Lukman Hakim
Tari muang sangkal, kesenian asli Sumenep bermakna tolak bala. (Lukman Hakim).

SUMENEP, iNews.id - Salah satu kesenian yang menjadi ikon di pulau Madura yakni tari muang sangkal. Kesenian itu berasal dari kabupaten Sumenep dan berfungsi sebagai penolak bala atau menjauhkan dari bahaya.

Seperti dirangkum dari berbagai sumber, secara harfiah muang artinya membuang dan sangkal yakni petaka. Artinya, tarian itu memang dilakukan untuk membuang petaka dalam diri seseorang. Belakangan, tarian itu telah berkembang dan dibuat seni pertunjukan di Madura.

Tari muang sangkal lahir dilatarbelakangi oleh kepedulian seorang seniman Sumenep bernama Taufiqurrachman terhadap kekayaan yang dimiliki Pulau Madura.
 
Sejak munculnya tari muang sangkal hingga sekarang, sudah melekat sebagai salah satu ikon budaya yang ada di Kabupaten Sumenep. Kemunculan tari muang sangkal tidak terpisahkan dari Keraton Sumenep.
 
Keberadaan Keraton Sumenep telah melahirkan tradisi budaya, baik terkait dengan upacara adat maupun kesenian. Ciri khas tari muang sangkal gerakan tari muang sangkal tidak jauh berbeda dengan tarian pada umumnya. 

Pada dasarnya, gerakan tarian muang sangkal seperti gerak-gerak dari Keraton Sumenep yang bertitik tolak dari gaya Yogyakarta. Gerakan itu dipadukan dengan ciri-ciri yang ada di keraton Sumenep.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

Emosi saat Bercanda, Pria di Sampang Madura Pukul Tetangga Pakai Cobek

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jalur Mudik Suramadu, Truk Tabrak Sedan Bawa Satu Keluarga

57 tahun lalu

Kerangka Manusia Ditemukan di Sampang, Tersangkut Ekskavator saat Ratakan Tanah di Lahan Kosong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal