Toko Kelontong dan Impian Besar Ali Pergi ke Tanah Suci

Ihya Ulumuddin
Ali Mashadi bersiap meninggalkan toko untuk menuju masjid dan mengajar ngaji. (Foto: iNews/Ihya Ulumuddin)

Memutar tilawah di radio hingga mengumandangkan azan istikamah dilakukan setiap hari. Itu sebabnya, dia harus berangkat ke masjid lebih awal setiap kali masuk waktu salat.

“Kebagian azan. Jadi enggak boleh telat,” katanya kepada iNews.id, Minggu (21/4/2024).

Sejak tak lagi merantau, hari-hari Ali dihabiskan di toko dan masjid. Di luar itu dia juga membantu mengajari anak-anak kampung mengaji. Tugas ini rutin dilakukannya di serambi masjid selepas salat ashar.

Aktivitas tersebut kata Ali tidak pernah dilakukan selama merantau di Palembang, Sumatera Selatan pada 2011 silam. Selama lim tahun di bumi Sriwijaya, mayoritas waktunya habis di jalanan, kampung dan pasar.

Jangankan mengajar mengaji, salat Jemaah di masjid saja jarang dilakukan. Kesempatan itu hilang karena pekerjaan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surat Haru Maling di Mojokerto, Ngaku Mencuri demi Bayar Semester Sekolah Anak

57 tahun lalu

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Warga Lamongan Beralih ke Pertalite

57 tahun lalu

Gas Pabrik PT BMI Lamongan Diduga Bocor, 19 Buruh Dievakuasi ke Rumah Sakit

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Lamongan, Mobil Xenia Tabrak 2 Warga di Pinggir Jalan

57 tahun lalu

Sapi Kurban Prabowo 1,1 Ton di Lamongan Jadi Tontonan Warga Sekampung saat Disembelih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal