Terungkap, Pimpinan Ponpes Leluasa Perkosa Santriwati Modus Tes Keperawanan

Avirista Midaada
Pria berinisial FZ, oknum pimpinan ponpes yang menjadi tersangka pencabulan enam santri di Banyuwangi (Foto : Avirista Midaada / MPI)

BANYUWANGI, iNews.id - Pria berinisial FZ pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tertunduk lesu saat digelandang polisi. Dia diamankan dan ditetapkan tersangka dalam kasus pencabulan lima santriwati dan seorang santri laki-laki.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa mengatakan, dalam setiap aksinya, tersangka FZ meminta satu persatu korban untuk datang menemuinya. Dia memanggil para korban via chat WhatsApp atau telepon secara langsung dengan nada memaksa dan alasan ada urusan penting.

"Modusnya tes keperawanan. Aksi itu dilakukan di rumahnya. Ada sebagian korban yang diberi iming-iming uang, meski korban menolak namun FZ tetap memaksa," ujar Deddy Foury Millewa saat memimpin rilis di Mapolresta Banyuwangi, Kamis (7/7/2022).

Dari sanalah akhirnya FZ melakukan tindakan bejatnya. Dia mencabuli dan memerkosa para korbannya dengan dalih tes keperawanan dengan diawali wawancara hal cukup sensitif.

Polisi saat ini masih mencoba mengembangkan kasus tersebut dan berupaya mengungkap adanya korban tambahan dari tindak asusila yang dilakukan FZ.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 hari lalu

Sopir Truk jadi Tersangka Kecelakaan Maut Rombongan Pengantin di Indramayu

5 hari lalu

Viral Kawasan Ijen Banyuwangi Membeku Diselimuti Embun Salju, Begini Penampakannya

8 hari lalu

Pria Obesitas Berbobot 200 Kg di Banyuwangi Meninggal, Damkar Turun Tangan Bantu Pemakaman

12 hari lalu

Pelatih Renang di Kendari Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Murid Laki-Laki Sesama Jenis

12 hari lalu

Investasi Bodong di Bengkulu, 145 Orang Jadi Korban dengan Kerugian Rp6,5 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal