Terungkap, Pemberontakan Diponegoro Bukan gegara Proyek Jalan KA Lindas Makam Leluhur

Solichan Arif
Ilustrasi Pangeran Diponegoro. (istimewa).

BLITAR, iNews.id - Pangeran Diponegoro melakukan pemberontakan kepada Kolonial Belanda pada (1825-1830). Konon pemberontakan ini dipicu proyek pembangunan jalan kereta api kolonial Belanda yang melindas makam leluhur. 

Kemarahan Diponegoro yang lantas memerintahkan para pengikutnya mencabuti patok-patok batas proyek jalan kereta api adalah akumulasi. Sebagai puncak akumulasi kemarahan, sebuah pasukan perang berjumlah besar dihimpunnya.

Pangeran Diponegoro sudah lama tidak menyukai Belanda. Terutama saat kolonial Belanda terlalu dalam mencampuri urusan keraton Yogyakarta. Peristiwa itu terjadi pasca mangkatnya Sultan Hamengku Buwono IV pada tahun 1820.

Pemerintah Belanda mendudukkan Raden Mas Menol, putra Sultan Hamengku Buwono IV sebagai sultan pengganti.

Karena Mas Menol masih anak-anak, Belanda lantas mengangkat Diponegoro, Pangeran Mangkubumi, Ratu Kencono (ibu Sultan) dan Ratu Ageng (nenek Sultan) sebagai wali.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Kisah Kelam di Coban Jahe, 38 Pejuang Kompi Gagak Lodra Gugur usai Pengkhianatan Pribumi

57 tahun lalu

Perang Buleleng 1846 Meletus Dipicu Hukum Tawan Karang, Belanda Kuasai Istana Singaraja

57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal