Dia menuturkan, pemeriksaan dan pendalaman terhadap kasus tersebut dilakukan bertahap melihat kondisi dari tersangka. Saat ini pihaknya masih mendalami dan melakukan pemeriksaan secara berhati-hati.
"Untuk keterangan lain ataupun dugaan cekcok yang terjadi antara tersangka dan korban masih kami dalami. Kami juga melihat kondisi tersangka yang kelelahan sehingga pemeriksaan dilakukan secara hati-hati dan bertahap," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus pembunuhan dan mutilasi kembali terjadi di Kota Malang. Kasus ini terungkap berkat adanya temuan mobil dan handphone milik korban yang menjadi jalan polisi menemukan potongan kepala di tepi Sungai Bango, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang.
Lokasi pembunuhan dan mutilasi diduga pada rumah kos tersangka di Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Diketahui korban merupakan pengusaha kafe asal Surabaya yang tengah menjadi pasien pijat di tempat praktiknya.
Informasi yang dihimpun, terduga pelaku bernama Abdul Rahman asal Probolinggo. Sementara terduga korban berinisial AP (34) warga Kecamatan Trenggilis Mejoyo, Kota Surabaya. Korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarga pada 15 Oktober 2023.