"Sebenarnya bayi itu tidak dibuang tepatnya, hanya saja saksi (ibu bayi) itu mungkin takut, malu sama orang tuanya, lantaran hamil di luar nikah," jelas Andaru.
Sejauh ini polisi belum menetapkan status Mr. Polisi masih mendalami kasus ini sebelum dilakukan gelar perkara. Sementara bayi perempuan tersebut masih berada di Puskesmas Kutorejo dengan pengawasan petugas medis. Sedangkan Mirna masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kutorejo.
Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Ngrayung, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto mendadak gempar. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok bayi tergeletak di atas tumpukan kayu bakar di halaman belakang rumah warga setempat.
Informasi yang dihimpun di lokasi, bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan warga sekitar pukul 04.00 dini hari. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi tergeletak di atas tumpukan ranting kayu di belakang rumah Suryati.
Tidak ada sehelai benang pun yang menempel pada tubuh bayi malang itu. Hanya payung bekas yang menutup tubuh mungilnya.